Pelatihan peremajaan kakao berbasis grafting pada petani Mujir Aibone Ransiki Manokwari Selatan
Grafting-based cocoa rejuvenation training For Mujir Aibone Farmers In Ransiki Manokwari
DOI:
https://doi.org/10.46549/igkojei.v7i2.620Keywords:
Cocoa, Grafting, Productivity, Rejuvenation, Training, Kakao, Pelatihan, Peremajaan, ProduktivitasAbstract
ABSTRACT
Cocoa (Theobroma cacao L.) is an important plantation commodity in Indonesia, including West Papua, but its productivity at smallholder level remains low due to suboptimal crop management, use of low-performing planting materials, and aging trees. This community service program aimed to improve farmers' capacity to rejuvenate old cocoa stands through grafting techniques. The activity was conducted on July 17, 2025, in the cocoa field of a member of the Mujir Aibone farmer group, Ransiki, South Manokwari Regency, and implemented through short lectures, field demonstrations, and supervised hands-on practice of side and top grafting. The results showed high participation and strong enthusiasm among farmers, most of whom had no prior experience with grafting. Follow-up evaluation two weeks after training indicated an average grafting success rate of 80%, suggesting that this technique is feasible and promising for accelerating cocoa rejuvenation and supporting productivity improvement in smallholder plantations.
Keywords: Cocoa; Grafting; Productivity; Rejuvenation; Training
ABSTRAK
Tanaman kakao (Theobroma cacao L.) merupakan komoditas perkebunan penting di dunia maupun Indonesia, termasuk Papua. Namun, produktivitas kakao rakyat masih relatif rendah akibat teknik budidaya yang belum optimal, penggunaan bahan tanam nonunggul, serta dominasi tanaman tua yang telah melewati masa produktif. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah peremajaan melalui teknik grafting dengan memanfaatkan entres dari varietas atau klon unggul nasional. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam menerapkan sambung samping dan sambung pucuk pada tanaman kakao dewasa untuk mempercepat peremajaan kebun. Metode pelaksanaan meliputi ceramah singkat, demonstrasi lapang, dan praktik langsung di kebun petani. Kegiatan dilaksanakan pada 17 Juli 2025 di kebun anggota Kelompok Tani Mujir Aibone, Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Provinsi Papua Barat. Hasil pengabdian menunjukkan minat dan partisipasi petani yang tinggi, serta peningkatan kemampuan peserta dalam mempraktikkan teknik sambung samping dan sambung pucuk.
Kata kunci: Grafting; Kakao; Pelatihan; Peremajaan; Produktivitas
Downloads
References
Afifah AN, Prijono S. 2022. Simulasi dampak perubahan iklim terhadap kemampuan tanah menyimpan air tersedia dan potensi produksi pada tanaman kakao di Kabupaten Malang. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan. 9(2); 385-394. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2022.009.2.19
Alkamalia I, Mawardati M, Budi S. 2017. Analisis pengaruh luas lahan dan tenaga kerja terhadap produksi kakao perkebunan rakyat di Provinsi Aceh. Agrifo: Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh. 2(2); 56. https://doi.org/10.29103/ag.v2i2.369
Ariningsih E, Purba HJ, Sinuraya JF, Septanti KS, Suharyono S. 2021. Permasalahan dan strategi peningkatan produksi dan mutu kakao Indonesia. Analisis Kebijakan Pertanian. 19(1); 89-108. https://doi.org/10.21082/akp.v19n1.89-108
Karim HA, Atmaja UI, Kandatong H. 2024. Teknik sambung pucuk tanaman kakao di Badan Standarnisasi Instrumen Pertanian Tanaman Industri dan Penyegar (BSIP TRI) Kabupaten Sukabumi. SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat. 4(3); 273. https://doi.org/10.35329/jurnal.v4i3.5218
Limbongan J. 2016. Kesiapan penerapan teknologi sambung samping untuk mendukung program rehabilitasi tanaman kakao. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 30(4); 156-163.
Nappu MB, Limbongan J, Lologau BA. 2015. Perbanyakan bibit kakao melalui teknik grafting, okulasi, dan somatik embriogenesis di Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian. 17(3); 126-209.
Nurfaillah N, Masri M, Sari ER, Patang P. 2018. Pemanfaatan limbah pulp kakao menjadi nata de cacao. Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian. 4(2); 24-33. https://doi.org/10.26858/jptp.v4i2.6609
Putri TA, Yanuar R, Rifin A, Sarianti T, Herawati H. 2024. Perbandingan alternatif model peremajaan kakao dengan tanaman sela di Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan. 24(1); 119-133. https://doi.org/10.25181/jppt.v24i1.3385
Ruimassa R, Purnomo, Sutiharni DW, Ayuningtias N, Nurlailah, Pribadi HS, Karamang S, Wibawati Z. 2025. Pendampingan teknik pengendalian organisme pengganggu tanaman secara organik pada budidaya tanaman di Kampung Kwau. IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat. 6(3); 145-156. https://doi.org/10.46549/igkojei.v6i3.558
Suparno A, Prabawardani S, Widodo I, Chadikun P. 2023. Pelatihan teknologi grafting pada petani kakao di Oransbari Kabupaten Manokwari Selatan Provinsi Papua Barat. IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat. 4(3); 137-145. https://doi.org/10.46549/igkojei.v4i3.409
Susilowati YE. 2013. Peremajaan dan rehabilitasi klonal tanaman kakao dengan cara sambung samping (side grafting). Jurnal Penelitian Inovasi. 18(1); 17750. Tersedia pada: https://www.neliti.com/publications/17750/peremajaan-dan-rehabilitasi-klonal-tanaman-kakao-dengan-cara-sambung-samping-sid
Zikri NMF, Mulyani NC, Marnita NY. 2022. Tingkat serangan penyakit busuk buah kakao (Phytophthora palmivora L.) dan kehilangan hasil tanaman kakao di Kecamatan Darul Ihsan Kabupaten Aceh Timur. Jurnal Penelitian Agrosamudra. 9(2); 11-20. https://doi.org/10.33059/jupas.v9i2.6565
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Trisday Parari, antonius Suparno; saraswati Prabawardani; Sutihartini, Nouke Lenda Mawikere, Baso Daeng, Alce Ilona Noya, Purbokurniawan, Elda Kritiani Paisey, Ratna Ningsi, Zarima Wibawati, Nurlailah, Darius Dare, Sudi Febrianto, Gabriella Litaay

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
In submitting the manuscript to the journal, the authors certify that:
- They are authorized by their co-authors to enter into these arrangements.
- The work described has not been formally published before, except in the form of an abstract or as part of a published lecture, review, thesis, or overlay journal. Please also carefully read IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Posting Your Article Policy at https://journal.fapetunipa.ac.id/index.php/igkojei/policy/publicationethics
- That it is not under consideration for publication elsewhere,
- That its publication has been approved by all the author(s) and by the responsible authorities – tacitly or explicitly – of the institutes where the work has been carried out.
- They secure the right to reproduce any material that has already been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.
Copyright
Authors who publish withIGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-NC-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



