Mendukung Upaya Perlindungan Penyu Belimbimg (Dermochelys coriacea) Melalui Pendidikan (Program KKN Wau-Weyaf, Abun)

Supporting efforts of the Leatherback Turtle (Dermochelys coriacea) through Education Approach (Wau-Weyaf, Abun KKN Program)

  • Freddy Pattiselanno Universitas Papua, Manokwari
  • Natanael Natumnea Universitas Papua, Manokwari Indonesia
  • Kuswanto Kuswanto Universitas Papua, Manokwari Indonesia
  • Muhamad Ansarudin Universitas Papua, Manokwari Indonesia
  • Yosefina M. Goban Universitas Papua, Manokwari Indonesia
  • Evi S.H. Kararbo Universitas Papua, Manokwari Indonesia
  • Martha Kayadoe Universitas Papua, Manokwari Indonesia
  • Eli F. Karubaba Universitas Papua, Manokwari Indonesia

Abstract

ABSTRACT


Wau-Weyaf Beach is the nesting ground of six species of turtles, including the world's largest turtle, the leatherback turtle (Dermochelys coriacea). The University of Papua (UNIPA) Manokwari, since 2009 has been directly involved in the turtle nesting area protection program by involving the students of UNIPA through the Community Service Program (KKN). In 2016, students carried out the KKN Program starting from June 30th to August 16th in Kampung Wau-Weyaf, one of the leatherback turtles’ egg-laying locations in Abun. This paper is a part of the Community Service Program which is carried out in the said village. The activities conducted during the KKN include both formal and non-formal education, religious education, and environmental education. Education-based KKN directly helps to improve public awareness which, in turn, supports the efforts to protect and save the leatherback turtles (Dermochelys coriacea) on the coast of Abun, Tambrau. The same approach is also able to improve the calistung (the capability to read, write, and count) ability of school children along with their awareness to maintain the cleanliness of their homes, school, and village environment.


Keywords: Education; Conservation; Turtle; Wau-Weyaf


 


ABSTRAK


Pantai Wau-Weyaf merupakan tempat bertelur bagi 6 jenis penyu, termasuk penyu terbesar di dunia, Penyu Belimbing (Dermochelys coriacea). Universitas Papua (UNIPA) Manokwari, sejak tahun 2009 telah terlibat secara langsung dalam program perlindungan kawasan peneluran penyu ini melalui pelibatan mahasiswa melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Pada tahun 2016,  mahasiswa Universitas Papua (UNIPA) melaksanakan program KKN yang dilaksanakan antara tanggal 30 Juni sampai dengan 16 Agustus 2016 di Kampung Wau-Weyaf. Tulisan ini merupakan bagian dari pelaksanaan kegiatan KKN yang dilaksanakan di kampung Wau-Weyaf sebagai salah satu lokasi peneluran telur penyu belimbing di Abun.  Kegiatan yang dilakukan meliputi pendidikan formal dan non-formal, pendidikan agama, dan pendidikan lingkungan. KKN berbasis pendidikan yang dilakukan secara langsung membantu meningkatkan penyadar tahuan masyarakat yang menunjang usaha perlindungan dan penyelamatan penyu belimbing (Dermochelys coriacea) di pesisir Abun, Tambrau. Pendekatan yang sama juga mampu meningkatkan kemampuan calistung anak-anak sekolah dan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan rumah, sekolah dan kampung.


Kata kunci: Pendidikan; Konservasi; Penyu; Wau-Weyaf

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Freddy Pattiselanno, Universitas Papua, Manokwari

Fakultas Peternakan

Natanael Natumnea, Universitas Papua, Manokwari Indonesia

Prodi Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas Papua

Kuswanto Kuswanto, Universitas Papua, Manokwari Indonesia

Prodi Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Pertambangan & Perminyakan Universitas Papua

Muhamad Ansarudin, Universitas Papua, Manokwari Indonesia

Prodi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan Universitas Papua

Yosefina M. Goban, Universitas Papua, Manokwari Indonesia

Prodi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan Universitas Papua

Evi S.H. Kararbo, Universitas Papua, Manokwari Indonesia

Program Studi Nutrisi dan Teknologi Pakan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Papua

Martha Kayadoe, Universitas Papua, Manokwari Indonesia

Program Studi Nutrisi dan Teknologi Pakan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Papua

Eli F. Karubaba, Universitas Papua, Manokwari Indonesia

Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Papua

References

Karabo, E., Goban, Y., Ansarudin, M., Kuswanto, Natumnea, N., Pattiselanno, F. 2016. Konservasi Penyu Belimbing Berbasis Pendidikan di Kepala Burung Papua. Warta Konservasi Lahan Basah Vol. 24(3); 4-5

Kementerian Kelautan dan Perikanan – KKP. 2015. Profil Kawasan Konservasi Papua dan Papua Barat. Direktorat Konservasi Kawasan dan Jenis Ikan Direktorat Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan

Lembaga Penelitian & Pengabdian Pada Masyarakat. 2020. Panduan KKN Merdeka Belajar UNIPA Tahun 2020. LPPM Universitas Papua, Manokwari.

Pattiselanno, F., Wondikbo, A., Emaury, A., Farwas, A., Rumayomi, I., Towansiba, N. 2016. Pengabdian Pada Masyarakat di Pesisir Kepala Burung: Pembelajaran dari Kampung Saubeba di Tambrau, Propinsi Papua Barat. Prosiding Seminar Nasional Lahan Basah Tahun 2016, Jilid 3. Hal: 1990-1993

Pattiselanno, F., Wondikbo, A., Emaury, A., Farwas, A., Rumayomi, I., Towansiba, N. 2018. Program Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Berbasis Pendidikan di Saubeba-Abun, Papua Barat.Buletin Udayana Mengabdi Vol. 17(1): 169-176
Published
2021-07-12
How to Cite
PATTISELANNO, Freddy et al. Mendukung Upaya Perlindungan Penyu Belimbimg (Dermochelys coriacea) Melalui Pendidikan (Program KKN Wau-Weyaf, Abun). IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, [S.l.], v. 2, n. 2, p. 51 – 57, july 2021. ISSN 2746-8666. Available at: <https://journal.fapetunipa.ac.id/index.php/igkojei/article/view/209>. Date accessed: 17 sep. 2021. doi: https://doi.org/10.46549/igkojei.v2i2.209.

Most read articles by the same author(s)