Pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan limbah jerami padi sebagai pakan ruminansia di Desa Soronandan, Kapanewon Minggir, Yogyakarta
Community empowerment program in processing rice straw waste as ruminant feed Soronandan Village, Kapanewon Minggir, Sleman District, Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.46549/igkojei.v7i4.664Keywords:
ammoniation, feed livestock, rice straw, ruminant, amoniasi, jerami padi, pakan ternakAbstract
ABSTRACT
The Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM second period of 2025 was held in Padukuhan Soronandan, Kalurahan Sendangejo, Kapanewon Minggir, Sleman Regency, Yogyakarta. Students from the Faculty of Animal Science at UGM focused their program on utilizing rice straw, an agricultural waste product, as a village resource to be processed into ruminant livestock feed using ammoniation feed preservation technology. Although the village has an abundance of rice straw, its use as feed is limited due to its low protein content (3–4%) and high crude fiber content. Consequently, the community often burns the straw, negatively impacting the surrounding environment's air quality. The program included direct training and demonstrations for partners, including farmer and livestock groups in Padukuhan Soronandan. The ammoniation straw production process involves adding 3–5% urea, fermenting it under anaerobic conditions, and harvesting it after 21 days to enhance its nutritional value, digestibility, and storage efficiency as feed. The results showed that the community was enthusiastic and increased their knowledge and skills in processing agricultural waste into economical feed. This program indirectly strengthens the integration of the agricultural and livestock sectors in the village.
Keywords: ammoniation; feed livestock; rice straw; ruminant
ABSTRAK
Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM Periode II Tahun 2025 dilaksanakan di Padukuhan Soronandan, Kalurahan Sendangejo, Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Salah satu fokus program yang dilakukan oleh mahasiswa KKN PPM yaitu pada pemanfaatan limbah pertanian berupa jerami padi sebagai potensi desa untuk diolah menjadi pakan ternak ruminansia melalui teknologi pengawetan pakan amoniasi. Potensi jerami di desa yang melimpah, namun dari segi pemanfaatan sebagai pakan masih terbatas, sebab kandungan protein yang rendah (3—4%) dan tingginya kandungan serat kasar, sehingga pengolahan yang sering dilakukan oleh masyarakat adalah dengan cara dibakar. Hal ini akan berdampak buruk pada kualitas udara di lingkungan sekitar. Kegiatan ini melalui penyuluhan dan demonstrasi secara langsung pada mitra (kelompok tani dan peternak di Padukuhan Soronandan). Proses pembuatan jerami amoniasi dilakukan dengan penambahan urea 3—5%, difermentasi dalam keadaan anaerob, dan dapat dipanen setelah 21 hari atau 3 minggu untuk meningkatkan nilai nutrisi, kecernaan, dan daya simpan pakan yang lebih efisien. Hasil kegiatan menunjukkan masyarakat antusias, sehingga meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan limbah pertanian menjadi pakan yang ekonomis. Program ini secara tidak langsung berkontribusi menjadi penguat integrasi sektor pertanian dan peternakan di desa.
Kata kunci: amoniasi; jerami padi; pakan ternak; ruminansia
Downloads
References
Badan Pusat Statistik. (2024). Kabupaten Sleman dalam Angka 2024.
Dwicahya, N., Lifianthi, dan, & Wartono. (2024). Dampak pembakaran terbuka jerami padi terhadap karakteristik lahan persawahan. Jurnal Ilmu Pertanian, 18(1), 1–9.
Hidayati, N., Riszqina, R., & Agustina, D. K. (2024). Pengaruh pemberian isi rumen sapi terhadap kualitas fisik dan kimia UMB (Urea Molasses Block). Jurnal Ilmu Peternakan Dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Science), 14(1), 28–36.
Ilham, F., Sayuti, M., & Nugroho, T. A. E. (2018). Peningkatan kualitas jerami padi sebagai pakan sapi potong melalui amoniasi menggunakan urea di Desa Timbuolo Tengah Provinsi Gorontalo. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 24(2).
Nasution, Z., Pane, D., Silaban, R., & Tampubolon, Y. K. (2022). Penyuluhan teknologi pengolahan pakan dan hasil ternak kambing dalam upaya meningkatkan perekonomian rakyat di Desa Panrgarutan Jae, Kabupaten Tapanuli Selatan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 80–85.
Pangesti, P. N., & Widiyanto, D. (2015). Pola kehidupan dan strategi bertahan masyarakat petani di Sendangrejo Minggir Sleman. Jurnal Bumi Indonesia, 4(4), 1–10.
Patria, C. A., Riffiandi, N., Pertiwi, V. R., Usman, N. A., & Priabudiman, Y. (2023). Pengolahan amoniasi jerami padi dengan penambahan urea untuk meningkatkan kecernaan ruminansia. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 36–40.
Santoso, D., Bimantoro, R., Utami, R. S., Nurhaliza, B. A., Hayatunnufus, A., Hakim, R., Rachman, M. K., Fathiyyah, P. N., Anggraini, N., & Sagini. (2019). Pelatihan pembuatan amoniasi jerami di Desa Montong Are Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Warta Desa, 1(1), 48–55.
Suwignyo, B., Agus, A., Utomo, R., Umami, N., Suhartanto, B., & Wulandari, C. (2016). Penggunaan fermentasi pakan komplet berbasis hijauan pakan dan jerami untuk pakan ruminansia. Journal of Community Engagement, 1(2), 255–263.
Zulaikhah, S. R., Fauziah, F. R., & Japutra, B. R. (2020). Penyuluhan pembuatan amoniasi jerami padi pada kelompok tani terus jaya Dusun Cunil Desa Pegalongan Kecamatan Patikraja. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 33–38.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Anisah, Sarmin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
In submitting the manuscript to the journal, the authors certify that:
- They are authorized by their co-authors to enter into these arrangements.
- The work described has not been formally published before, except in the form of an abstract or as part of a published lecture, review, thesis, or overlay journal. Please also carefully read IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Posting Your Article Policy at https://journal.fapetunipa.ac.id/index.php/igkojei/policy/publicationethics
- That it is not under consideration for publication elsewhere,
- That its publication has been approved by all the author(s) and by the responsible authorities – tacitly or explicitly – of the institutes where the work has been carried out.
- They secure the right to reproduce any material that has already been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.
Copyright
Authors who publish withIGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-NC-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




