Peningkatan pengetahuan peternak kerbau melalui edukasi biosekuriti di Desa Leuhan, Kabupaten Aceh Barat

Enhancing buffalo farmers' knowledge through biosecurity education in Leuhan Village, West Aceh Regency

Authors

  • Sonya E. Silaen Universitas Teuku Umar, Aceh, Indonesia
  • Qoryna Khalida Universitas Syiah Kuala, Aceh, Indonesia
  • Riki Rahmatullah Balai Penyuluhan Pertanian, Aceh, Indonesia.
  • Dila Novayana Balai Penyuluhan Pertanian, Aceh, Indonesia.
  • Hasnan Deni Balai Penyuluhan Pertanian, Aceh, Indonesia
  • Jogy H. Pratama Balai Penyuluhan Pertanian, Aceh, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.46549/igkojei.v7i4.749

Keywords:

biosecurity, community service, education, farmers, ruminants, biosekuriti, edukasi, peternak, ruminansia, pengabdian masyarakat

Abstract

ABSTRACT 

Biosecurity is an important measure to prevent the introduction and spread of diseases in smallholder livestock farming. However, farmers’ knowledge of biosecurity remains relatively low, resulting in suboptimal implementation of disease prevention practices. This community service program aimed to improve farmers’ knowledge and understanding of biosecurity practices for ruminant livestock in Leuhan Village, West Aceh Regency. The activity was conducted on July 24, 2026, involving 20 buffalo farmers through a participatory educational approach consisting of lectures, interactive discussions, question-and-answer sessions, and the distribution of biosecurity leaflets. Evaluation was conducted using 10 questions covering seven knowledge indicators, namely basic biosecurity concepts, barn sanitation, management of sick animals, traffic control, sources of disease transmission, benefits of biosecurity, and biosecurity implementation in smallholder livestock farming. The results showed an increase in all knowledge indicators. Knowledge of basic biosecurity concepts increased from 45% to 90%, barn sanitation from 30% to 95%, management of sick animals from 50% to 100%, traffic control from 40% to 90%, sources of disease transmission from 35% to 95%, benefits of biosecurity from 55% to 100%, and biosecurity implementation from 38% to 90%. These results indicate that biosecurity education can improve farmers’ knowledge of disease prevention practices. The activity is expected to provide a foundation for better biosecurity implementation to support livestock health and the sustainability of smallholder livestock farming.

Keywords: biosecurity; community service; education; farmers; ruminants.

 

ABSTRAK 

Penerapan biosekuriti merupakan salah satu upaya penting untuk mencegah masuk dan menyebarnya penyakit pada peternakan rakyat. Namun, pengetahuan peternak mengenai biosekuriti masih relatif rendah sehingga penerapan tindakan pencegahan penyakit belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peternak mengenai penerapan biosekuriti pada ternak ruminansia di Desa Leuhan, Kabupaten Aceh Barat. Kegiatan dilaksanakan pada 24 Juli 2026 dengan melibatkan 20 peternak kerbau melalui pendekatan edukatif-partisipatif berupa penyampaian materi, diskusi interaktif, tanya jawab, dan pembagian leaflet biosekuriti. Evaluasi dilakukan menggunakan 10 butir pertanyaan yang mencakup tujuh indikator pengetahuan, yaitu konsep dasar biosekuriti, sanitasi kandang, penanganan ternak sakit, pengendalian lalu lintas, sumber penularan penyakit, manfaat biosekuriti, dan penerapan biosekuriti pada peternakan rakyat. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pada seluruh indikator. Pengetahuan mengenai konsep biosekuriti meningkat dari 45% menjadi 90%, sanitasi kandang dari 30% menjadi 95%, penanganan ternak sakit dari 50% menjadi 100%, pengendalian lalu lintas dari 40% menjadi 90%, sumber penyakit dari 35% menjadi 95%, manfaat biosekuriti dari 55% menjadi 100%, dan penerapan biosekuriti dari 38% menjadi 90%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi biosekuriti dapat meningkatkan pengetahuan peternak mengenai tindakan pencegahan penyakit. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi penerapan biosekuriti yang lebih baik untuk mendukung kesehatan ternak dan keberlanjutan usaha peternakan rakyat.

Kata kunci: biosekuriti; edukasi; peternak; ruminansia; pengabdian masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Sonya E. Silaen, Universitas Teuku Umar, Aceh, Indonesia

Fakultas Pertanian, Universitas Teuku Umar, Aceh, Indonesia

Qoryna Khalida, Universitas Syiah Kuala, Aceh, Indonesia

Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Aceh, Indonesia

Riki Rahmatullah, Balai Penyuluhan Pertanian, Aceh, Indonesia.

Balai Penyuluhan Pertanian, Aceh, Indonesia.

Dila Novayana, Balai Penyuluhan Pertanian, Aceh, Indonesia.

Balai Penyuluhan Pertanian, Aceh, Indonesia.

Hasnan Deni, Balai Penyuluhan Pertanian, Aceh, Indonesia

Balai Penyuluhan Pertanian, Aceh, Indonesia.

Jogy H. Pratama, Balai Penyuluhan Pertanian, Aceh, Indonesia

Balai Penyuluhan Pertanian, Aceh, Indonesia

References

Badan Pusat Statistik Provinsi Aceh. 2025. Populasi ternak menurut kabupaten/kota dan jenis ternak di Provinsi Aceh (ekor), 2023. Badan Pusat Statistik Provinsi Aceh, Banda Aceh. https://aceh.bps.go.id/id/statistics-table/3/UzJWaVUxZHdWVGxwU1hSd1UxTXZlbmRITjA1Q2R6MDkjMw==/livestock-population-by-regency-municipality-and-type-of-livestock-in-aceh-province--heads---2023.html?year=2023

Christi RF, Salman LB, Sudrajat A. 2022. Pelatihan manajemen penerapan konsep biosecurity di peternakan sapi perah Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Farmers: Journal of Community Services. 3(2); 19–23. https://doi.org/10.24198/fjcs.v3i2.40471

Chowdhury T, Ahmed J, Hossain MT, Roy MC, Ashik-Uz-Zaman M, Uddin MN, Rahman MM, Kabir MG, Hossain FMA. 2023. Knowledge, attitudes and biosecurity practices among the small-scale dairy farmers in Sylhet district, Bangladesh. Veterinary Medicine and Science. 9; 2221–2229. https://doi.org/10.1002/vms3.1199

Damiaans B, Renault V, Sarrazin S, Berge AC, Pardon B, Saegerman C, Dewulf J. 2020. A risk-based scoring system to quantify biosecurity in cattle production. Preventive Veterinary Medicine. 179; 104992. https://doi.org/10.1016/j.prevetmed.2020.104992

Guntari S, Suwignyo B, Widyobroto BP, Putra ARS. 2024. Perkembangan penyakit mulut dan kuku dan Lumpy Skin Disease pada peternakan rakyat di wilayah Kabupaten Gunung Kidul. IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat. 5(2); 149–158. https://doi.org/10.46549/igkojei.v5i2.447

Iatrou AM, Kastrati BM, Gecaj RM, Batikas G, Niemi JK, Saegerman C, Allepuz Palau AO, Jansen W, De Briyne N, De Meneghi D, Yılmaz M, Biebaut E, Yildiz R, De Nardi M, Correia-Gomes C, Niine T. 2025. What are desirable biosecurity trainings for veterinary practitioners and farmers? Journal of Biosafety and Biosecurity. 7(2); 91–106. https://doi.org/10.1016/j.jobb.2025.06.003

Kewilaa AI, Sairudy A, Dolaitery DA, Koupun E, Beay YE, Naskata SS, Lekiwona EA, Ataratur RN, Hitipeuw RY, Boimau F, Wontopur G, Sariwating CNA, Lekan YV, Tunay G, Katipana EA. 2025. Sosialisasi penerapan biosecurity sebagai upaya pencegahan penularan penyakit pada ternak sapi di Desa Luhulely Kecamatan Pulau Letti Kabupaten Maluku Barat Daya. Kolaborasi: Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat. 3(4); 44–52. https://doi.org/10.62383/kolaborasi.v3i4.865

Lestari VS, Rahardja DP, Sirajuddin SN. 2022. Barriers to adopt biosecurity at smallholder farmers. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. 1012(1); 012020. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1012/1/012020

Mansur M, Haryanto A, Widyastuti R, Nugroho T. 2024. Pelatihan penampungan dan pengolahan semen kambing untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak. IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat. 5(4); 310–317. https://doi.org/10.46549/igkojei.v5i4.494

Maye D, Chan KW. 2020. On-farm biosecurity in livestock production: Farmer behaviour, cultural identities and practices of care. Emerging Topics in Life Sciences. 4(5); 521–530. https://doi.org/10.1042/ETLS20200063

Paquette CC, Schemann KA, Ward MP. 2020. Knowledge and attitudes of Australian livestock producers concerning biosecurity practices. Australian Veterinary Journal. 98(11); 533–545. https://doi.org/10.1111/avj.13005

Rasyid B, Karunia N, Notodiputro KA, Indahwati, Mualifah LNA, Hasanah L. 2025. The impacts of knowledge, attitudes, and actions on the implementation of biosecurity in the management of foot and mouth disease in Kuta Baro Subdistrict, Aceh Besar Regency. Jurnal Peternakan. 22(2); 167–177. https://doi.org/10.24014/jupet.v22i2.36826

Sieng S, Patrick IW, Windsor PA, Walkden-Brown SW, Sar C, Smith RGB, Kong R. 2022. Knowledge, attitudes and practices of smallholder farmers on foot and mouth disease control in two Cambodian provinces. Transboundary and Emerging Diseases. 69; 1983–1998. https://doi.org/10.1111/tbed.14182

Youssef DM, Wieland B, Knight GM, Lines J, Naylor NR. 2021. The effectiveness of biosecurity interventions in reducing the transmission of bacteria from livestock to humans at the farm level: A systematic literature review. Zoonoses and Public Health. 68(6); 549–562. https://doi.org/10.1111/zph.12807

Downloads

Published

2026-10-31

How to Cite

Silaen, S. E., Khalida, Q. ., Rahmatullah, R. ., Novayana, D. ., Deni, H. ., & Pratama, J. H. . (2026). Peningkatan pengetahuan peternak kerbau melalui edukasi biosekuriti di Desa Leuhan, Kabupaten Aceh Barat: Enhancing buffalo farmers’ knowledge through biosecurity education in Leuhan Village, West Aceh Regency. IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(4), 232–244. https://doi.org/10.46549/igkojei.v7i4.749