Peningkatan kapasitas pengelolaan produksi mie sagu untuk komunitas gereja di Nabire

Capacity building in sago noodle production management for church communities in Nabire

Authors

  • Simson S. H. Dasnarebo Universitas Satya Wiyata Mandala, Nabire, Indonesia
  • Petronela Hra Universitas Satya Wiyata Mandala, Nabire, Indonesia
  • Johanis M. Ramandey Universitas Satya Wiyata Mandala, Nabire, Indonesia
  • Nursin Leurima Universitas Satya Wiyata Mandala, Nabire, Indonesia
  • Seblum Indey Universitas Satya Wiyata Mandala, Nabire, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.46549/igkojei.v7i4.742

Keywords:

church community economy, community empowerment, local food, participatory training, sago-based noodles, ekonomi jemaat, mie berbahan sagu, pangan lokal, pelatihan partisipatif, pemberdayaan masyarakat

Abstract

ABSTRACT 

This community service program aimed to strengthen church members’ knowledge and skills in producing sago-based noodles and to introduce opportunities for local-food enterprises. The activity was conducted on 10 December 2025 at the GKI Iqtuz Siriwini congregation, Nabire, with 150 participants comprising 60 youths, 60 homemakers, and 30 adult men. Reported methods included lectures, demonstrations, hands-on practice, discussions, and evaluation through observation and question-and-answer sessions. Participants produced noodle samples using a mixture of sago and wheat flour. The reported evaluation summaries indicated changes in practical skills from 15% to 85% (70 percentage points), knowledge of noodle-making techniques from 20% to 88% (68 points), and motivation to develop enterprises from 45% to 92% (47 points). Attendance reached 100% of the target, while active participation was reported at 95%. Equipment constraints and limited training time affected implementation. These findings describe short-term learning outcomes; income improvement and the establishment of businesses were not assessed. The activity offers an initial model for diversifying sago-based products, warranting follow-up through production standardization, packaging, and enterprise mentoring. 

Keywords: church community economy; community empowerment; local food; participatory training; sago-based noodles.

 

ABSTRAK 

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga gereja dalam mengolah sagu menjadi mi serta memperkenalkan peluang usaha berbasis pangan lokal. Kegiatan dilaksanakan pada 10 Desember 2025 di Jemaat GKI Iqtuz Siriwini, Klasis Nabire, dengan melibatkan 150 peserta: 60 pemuda, 60 ibu rumah tangga, dan 30 bapak-bapak. Metode yang dilaporkan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, diskusi, dan evaluasi melalui observasi serta tanya jawab. Peserta menghasilkan contoh mi dari campuran tepung sagu dan tepung terigu. Rekapitulasi evaluasi menunjukkan perubahan keterampilan praktik dari 15% menjadi 85% (70 poin persentase), pengetahuan teknik pembuatan mi dari 20% menjadi 88% (68 poin), dan motivasi mengembangkan usaha dari 45% menjadi 92% (47 poin). Kehadiran peserta tercatat 100% dari target dan partisipasi aktif dilaporkan 95%. Keterbatasan peralatan dan waktu menjadi kendala dalam pelaksanaan. Hasil tersebut menggambarkan capaian pembelajaran jangka pendek, sedangkan peningkatan pendapatan atau terbentuknya usaha belum dievaluasi. Pelatihan ini menyediakan pengalaman awal diversifikasi olahan sagu yang dapat ditindaklanjuti melalui standardisasi produksi, pengemasan, dan pendampingan usaha.

Kata kunci: ekonomi jemaat; mi berbahan sagu; pangan lokal; pelatihan partisipatif; pemberdayaan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Simson S. H. Dasnarebo, Universitas Satya Wiyata Mandala, Nabire, Indonesia

Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Satya Wiyata Mandala

Petronela Hra, Universitas Satya Wiyata Mandala, Nabire, Indonesia

Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Satya Wiyata Mandala, Nabire, Indonesia

Johanis M. Ramandey, Universitas Satya Wiyata Mandala, Nabire, Indonesia

Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Satya Wiyata Mandala, Nabire, Indonesia

Nursin Leurima, Universitas Satya Wiyata Mandala, Nabire, Indonesia

Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Satya Wiyata Mandala, Nabire, Indonesia

Seblum Indey, Universitas Satya Wiyata Mandala, Nabire, Indonesia

Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Satya Wiyata Mandala, Nabire, Indonesia

References

Amelia Reba MS. 2024. Bio Sains: Jurnal Ilmiah Biologi as a food ingredient by the local community of Menaw. Bio Sains: Jurnal Ilmiah Biologi. 3(2); 30–40. https://doi.org/10.34005/bio-sains.v3i2.3147

Dasnarebo SSH, Hra P, Ramandey JM, Ryan I, Roy M. 2025. Kearifan lokal masyarakat dalam pemanfaatan sagu (Metroxylon sagu Rottb.) di Distrik Napan Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah. Jurnal FAPERTANAK. 10(1). https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/journal/view/14596?issue=Vol.%2010%20No.%201%20(2025):%20Jurnal%20FAPERTANAK%20Jurnal%20Pertanian%20dan%20Peternakan

Dasnarebo S, Santoso B, Abbas B. 2022. Potensi luas areal dan karakter morfologi sagu (Metroxylon sagu Rottb.) di Distrik Napan, Moora, dan Wapoga Kabupaten Nabire, Provinsi Papua. Cassowary. 5(2); 202–210. https://doi.org/10.30862/casssowary.cs.v5.i2.188

Dimara PA, Auri A, Runtuboi YY. 2024. Dinamika populasi sagu (Metroxylon sagu Rottb.) pada berbagai tipe habitat di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sentani Kabupaten Jayapura, Papua. Igya Ser Hanjop: Jurnal Pembangunan Berkelanjutan. 6(1); 43–55. https://doi.org/10.47039/ish.6.2024.43-55

Monim Y, Luhulima F, Purnomo DW. 2023. Inventarisasi dan karakterisasi jenis-jenis sagu (Metroxylon spp.) di Distrik Sentani Tengah dan Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura Provinsi Papua. Agrotek. 12(2); 75–84. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/3263965

Namriah S, Karim HA, Fatman M. 2025. Identifikasi jenis dan morfologi tanaman sagu (Metroxylon sp.) di Kecamatan Matakali Kabupaten Polewali Mandar. Jurnal Agroterpadu. 4(2); 13. https://doi.org/10.35329/ja.v4i2.6250

Ruhulessin CTF. 2023. Pelatihan dan pendampingan pembuatan mie bakso dari tepung sagu sebagai upaya pengembangan ekonomi jemaat pada ibu-ibu persekutuan wanita Jemaat GKI Maranatha Kampung Yoboi, Klasis GKI Sentani, Kabupaten Jayapura. IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat. 4(2); 61–71. https://doi.org/10.46549/igkojei.v4i2.356

Siregar RI, Harianja J, Bagariang A, Sinaga RV, Surbakti ORK. 2023. Strategi gereja dalam meningkatkan perekonomian jemaat di era disrupsi. Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama. 1(4); 16–27. https://doi.org/10.55606/jutipa.v1i4.189

Sitaniapessy DA, Nganji MU. 2025. Peran gereja dalam pemberdayaan ekonomi jemaat melalui pertanian: Studi pada GKS Jemaat Pamalar. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis. 11(2); 2347–2352.

Situngkir RU, Darma D, Reniana R. 2026. Introduksi mesin pengolahan sagu untuk meningkatkan produksi pati di Kampung Sidey Makmur. IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat. 7(2); 84–90. https://doi.org/10.46549/igkojei.v7i2.635

Zalukhu Y. 2025. Kewirausahaan bagi peningkatan ekonomi jemaat di Jemaat Kristen Indonesia Tongkat Kerajaan Salatiga. Tri Tunggal: Jurnal Pendidikan Kristen dan Katolik. 3(2); 160–181. https://doi.org/10.61132/tritunggal.v3i2.1342

Downloads

Published

2026-10-31

How to Cite

Dasnarebo, S. S. H., Hra, P. ., Ramandey, J. M. ., Leurima, N., & Indey, S. . (2026). Peningkatan kapasitas pengelolaan produksi mie sagu untuk komunitas gereja di Nabire: Capacity building in sago noodle production management for church communities in Nabire. IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(4), 245–257. https://doi.org/10.46549/igkojei.v7i4.742