Pembuatan pakan fermentasi limbah jagung dengan penambahan probiotik effective microorganisms 4 (EM4)

Making corn waste fermented feed with the addition of effective microorganisms 4 (EM4)

Main Article Content

Nurtania Sudarmi
Wulan A. I. Ningsih
Muh. Tahir

Abstract

ABSTRACT 

Feed is material that can be eaten, digested and absorbed either in whole or in part and does not cause poisoning or does not interfere with the health of livestock that consume it. Corn plant waste is the entire corn plant including stalks, leaves and young corn which are generally harvested at the age of 65-75 days. Fermentation of feed is a way of processing animal feed through an ammonia process to maintain the nutritional content in animal feed such as forage which can last for a longer time without reducing the nutrient content contained in the feed. Fermented feed production lasts for 14 days using probiotic supplements (EM4) and molasses. The purpose of this counseling is to find out the level of knowledge of farmers/breeders about making fermented corn plant waste feed. The methods used in this counseling are lectures, discussions, and demonstrations using a group approach. The increase in knowledge owned by farmers is quite significant and the effectiveness of increasing farmer knowledge (EPP) is included in the criteria of being quite effective.

 Keywords: Corn waste; Fermentation; Feed; Probiotic supplements

 

ABSTRAK

Pakan adalah bahan yang dapat dimakan, dicerna dan diserap baik secara keseluruhan atau sebagian dan tidak menimbulkan keracunan atau tidak mengganggu kesehatan ternak yang mengkonsumsinya. Limbah tanaman jagung adalah seluruh tanaman jagung termasuk batang, daun, dan buah jagung muda yang umumnya dipanen pada umur tanaman 65-75 hari. Fermentasi pakan merupakan satu cara pengolahan pakan ternak yang melalui proses amoniasi untuk menjaga kandungan nutrisi dalam pakan ternak seperti hijauan yang dapat bertahan dalam waktu yang lebih lama tanpa mengurangi kandungan nutrisi yang terdapat dalam pakan. Pembuatan pakan fermentasi berlangsung selama 14 hari menggunakan suplemen probiotik (EM4) dan molasses. Tujuan dilakukannya penyuluhan ini yaitu untuk mengetahui tingkat pengetahuan petani/peternak  tentang pembuatan pakan fermentasi limbah tanaman jagung. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah ceramah, diskusi, dan demostrasi cara dengan  pendekatan secara berkelompok. Peningkatan pengetahuan yang dimiliki petani cukup signifikan dan efektifitas peningkatan pengetahuan petani (EPP) masuk kedalam kriteria cukup efektif.

Kata kunci: Fermentasi; Limbah jagung; Pakan; Suplemen probiotik

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Sudarmi, N. ., Ningsih, W. A. I., & Tahir, M. . (2023). Pembuatan pakan fermentasi limbah jagung dengan penambahan probiotik effective microorganisms 4 (EM4): Making corn waste fermented feed with the addition of effective microorganisms 4 (EM4). IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 159–168. https://doi.org/10.46549/igkojei.v4i3.417
Section
Articles
Author Biographies

Nurtania Sudarmi, Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari, Manokwari, Indonesia

Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari, Program Studi Penyuluhan, Peternakan dan Kesejahteraan Hewan, Jurusan Pertanian, Jln. SPMA Reremi, Manokwari Barat

Wulan A. I. Ningsih, Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari, Manokwari, Indonesia

Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari, Program Studi Penyuluhan, Peternakan dan Kesejahteraan Hewan, Jurusan Pertanian, Jln. SPMA Reremi, Manokwari Barat

Muh. Tahir, Balai Penyuluhan Pertanian Galesong, Takalar, Indonesia

Balai Penyuluhan Pertanian Galesong, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan

References

Anwarudin, O., Fitriana, L., Defriyanti, W.T., Permatasari, P., Rusdiyana, E., Zain, K.M., Jannah, E.N., Sugiarto, M., Nurlina, & Haryanto, Y. (2021). Sistem Penyuluhan Pertanian. Yayasan Kita Menulis.

Ataribaba, Y., Peten, S. P., & Mual C. D. (2021). Pengaruh Pupuk Hayati Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) di Kamapung Sidomulyo, Distrik Oransbari, Kabupaten Manokwari Selatan, Provinsi Papua Barat, Vol 12 (2) : 66- 78.

Ginting. (1991). Metode Kuliah Kerja Lapangan. Malang (Indonesia): Universitas Brawijaya.

Kartasapoetra GA. (1988). Teknologi Penyuluhan Pertanian. Jakarta (Indonesia): Bina Aksara.

Reksohadiprodjo, S. 1994. Produksi Tanaman Hijauan Makanan Ternak Tropik. B.P.F.E. University Gadjah Mada, Yogyakarta.

Undang-undang nomor 16 tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (UU-SP3K).