Perlakuan Pengolahan Bahan Baku pada Instalasi Biogas di Kelurahan Sematang Borang Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan

Raw Material Processing Treatment in Biogas Installation in Sematang Borang Village, Palembang, South Sumatera

  • Irnanda Pratiwi Universitas Tridinanti Palembang
  • Winny Andalia Universitas Tridinanti, Palembang
  • Madagaskar Madagaskar Universitas Tridinanti, Palembang
  • Faizah Suryani Universitas Tridinanti, Palembang
  • Selvia Aprilyanti Universitas Tridinanti, Palembang

Abstract

ABSTRACT


RT 04 Sematang Borang Village has utilized a biogas installation to process cow manure into both solid and liquid organic fertilizer and also produce biogas. The biogas fermentation process and organic fertilizer processing experienced problems due to the grass within the cow manure entering the digester, which was caused by a leak in the digester cover and the low quality of organic fertilizer produced in the outlet tub. This community service activity aims to treat waste raw materials so that the fermentation process can take place optimally. The presence of animal feed or grass in the inlet tub will interfere with the fermentation process and cause the digester lid to leak. In the implementation of this community service program, the focus is on improving the digester and adding tools to aid the process of separating cow dung raw materials so that the fermentation process can be optimized. The biogas formation process requires an airtight, oxygen-free, or anaerobic (closed) space. Treatment is done by separating cow manure raw materials from feed grass by using a filter to produce good raw materials in the biogas fermentation process. So that cow manure that enters the digester can be fermented optimally.


Keywords: Biogas; Digester; Fermentation; Cow Manure


 


ABSTRAK


RT 04 Kelurahan Sematang Borang, sudah menggunakan instalasi biogas yang gunanya untuk mengolah kotoran ternak sapi menjadi pupuk organik padat dan cair serta juga menghasilkan biogas. Proses fermentasi biogas dan pengolahan pupuk organik ini mengalami kendala yang disebabkan rumput kotoran sapi yang masuk ke dalam digester yang disebabkan oleh bocornya tutup digester serta belum maksimalnya kualitas pupuk organik yang dihasilkan pada bak outlet rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk  melakukan treatment pada bahan baku limbah sehingga proses fermentasi dapat berlangsung optimal. Adanya pakan ternak atau rumput di dalam bak inlet akan mengganggu proses fermentasi dan menyebabkan tutup digester bocor. Pada kegiatan pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan pada perbaikan digester dan penambahan alat untuk proses pemisahan bahan baku kotoran sapi agar proses fermentasi lebih maksimal. Proses pembentukan biogas membutuhkan ruang yang kedap udara, tanpa oksigen atau anaerob (tertutup). Perlakuan pengolahan (treatment) dengan pemisahan bahan baku kotoran sapi dengan rumput pakan dengan menggunakan alat penyaring untuk menghasilkan bahan baku yang baik pada proses fermentasi biogas. Sehingga kotoran sapi yang masuk ke dalam digester dapat difermentasi secara maksimal.


Kata kunci: Biogas; Digester; Fermentasi; Kotoran Sapi

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Winny Andalia, Universitas Tridinanti, Palembang

Fakultas Teknik, Universitas Tridinanti Palembang

Madagaskar Madagaskar, Universitas Tridinanti, Palembang

Fakultas Teknik, Universitas Tridinanti Palembang

Faizah Suryani, Universitas Tridinanti, Palembang

Fakultas Teknik, Universitas Tridinanti Palembang

Selvia Aprilyanti, Universitas Tridinanti, Palembang

Fakultas Teknik, Universitas Tridinanti Palembang

References

Pratiwi, I., Permatasari, R., & Homza, O. F. (2019). Pemanfaatan Limbah Kotoran Ternak Sapi dengan Reaktor Biogas di Kabupaten Ogan Ilir. Ikraith-Abdimas, 2(3), 1–10.
Pratiwi, I., Permatasari, R., Homza, O. F., Teknik, F., Palembang, U. T., Teknik, F., & Sriwijaya, P. N. (2019). Produksi biogas dari limbah kotoran sapi dengan digester fixed drum. 2, 7–16.
Sulistiyanto, Y., Sustiyah, Zubaidah, S., & Satata, B. (2016). Pemanfaatan Kotoran Sapi Sebagai Sumber Biogas. Jurnal Udayana Mengabdi, 15(2), 150–158.
Wahyuni, S. (2017). Biogas Hemat Energi Pengganti Listrik, BBM dan Gas Rumah Tangga. Jakarta: PT. Agromedia Pustaka.
Widyastuti, F. R., Purwanto, & Hadiyanto. (2013). Potensi Biogas Melalui Pemanfaatan Limbah Padat Pada Peternakan Sapi Perah Bangka Botanical Garden Pangkalpinang. Metana, 9(02), 19–26.
Published
2021-07-12
How to Cite
PRATIWI, Irnanda et al. Perlakuan Pengolahan Bahan Baku pada Instalasi Biogas di Kelurahan Sematang Borang Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan. IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, [S.l.], v. 2, n. 2, p. 73 – 79, july 2021. ISSN 2746-8666. Available at: <https://journal.fapetunipa.ac.id/index.php/igkojei/article/view/229>. Date accessed: 17 sep. 2021. doi: https://doi.org/10.46549/igkojei.v2i2.229.