Penyuluhan Teknik Pengolahan Urea Mineral Mollases Blok di Kelompok Ternak Sumber Rezeki Karya Tani Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan

Counseling on the Urea Mineral Block Mollases Processing Techniques in Livestock Group Sumber Rezeki Karya Tani, Landasan Ulin District, Banjarbaru City, South Kalimantan

Main Article Content

Siti Dharma Wati
Sugiarti Sugiarti
Nurhasanah Nurhasanah

Abstract

ABSTRACT 

The partners involved in Community Service (P2M) is the Sumber Rezeki Karya Tani Farmer Groups based in the Landasan Ulin Timur Subdistrict, Landasan Ulin Subdistrict, Banjarbaru City, South Kalimantan. The problems faced by the farmers' group are: (1) Farmers are very dependent on the availability of forage feed, but the availability is restricted and not proportional to the amount of feed consumption per cow, which is a lot (10% of body weight). (2) Lack of dissemination and innovation by farmers to utilize and process local feed ingredients and waste feed. (3) In general, farmers do not provide supplements to cattle to promote growth. Due to these conditions, the beef cattle fattening period becomes longer (> 6 months). The purpose of this activity is to help cattle farmers to increase their productivity by utilizing the feed-materials and processed materials in the form of urea molasses mineral block. The method of activities includes the provision of materials and hands-on practice of making urea molasses mineral block (UMMB). At the end of the activity, an evaluation was conducted on the Farmer Group. Results of activities The evaluation showed that 90-100% of the members of the farmer group played an active role during the activity, 75-85% understood how to properly process the mineral urea block molasses, and 50% planned to continue implementing the UMMB technology.

Keywords: Processing, Feed; Landasan Ulin Timur; Banjarbaru

 

ABSTRAK 

Mitra yang dilibatkan pada Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) adalah Kelompok Tani Sumber Rezeki Karya Tani berdomisili di Kelurahan Landasan Ulin Timur, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan. Permasalahan yang dihadapi adalah: (1) Peternak sangat tergantung dengan ketersediaan pakan hijauan namun ketersediaannya sangat terbatas dan tidak sebanding dengan jumlah konsumsi pakan per ekor sapi yang cukup tinggi (10% dari berat badan). (2) Kurangnya diseminasi dan inovasi peternak untuk memanfaatkan dan mengolah bahan-bahan pakan lokal dan pakan limbah. (3) Pada umumnya peternak tidak memberi suplemen pada sapi untuk pemacu pertumbuhan sehingga dengan kondisi tersebut masa penggemukkan sapi potong menjadi lebih lama (> 6 bulan). Tujuan kegiatan ini adalah membantu peternak untuk meningkatkan produktivitas sapi dengan memanfaatkan bahan–bahan pakan dan diolah dalam bentuk urea mineral molases blok (UMMB). Metode kegiatan meliputi pemberian materi dan praktek langsung pembuatan UMMB kemudian pada akhir kegiatan dilakukan evaluasi pada kelompok tani. Hasil kegiatan adalah 90-100% dari anggota kelompok tani berperan aktif selama kegiatan berlangsung, 75-85 % memahami cara pengolahan UMMB dengan baik dan 50% berencana melanjutkan penerapan teknologi UMMB tersebut.

Kata Kunci: Pengolahan; Pakan; Landasan Ulin Timur; Banjarbaru

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles
Author Biographies

Siti Dharma Wati, Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian  

Sugiarti Sugiarti, Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian  

Nurhasanah Nurhasanah, Universitas Islam Kalimantan Banjarmasin MAB Banjarmasin

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan  

References

Anonim. 2018. Profil Kelompok Sumber Rezeki Karya Tani. Banjarbaru.
Anonim. 2019. Banjarbaru dalam Angka. Badan Pusat Statistik Pemerintah Kota Banjarbaru. Banjarbaru. Hal. 36.
Antwi C. 2014. Small Ruminants Feed Improvement Handbook. Anwomaso. Prisebs Publishers Hal. 2-21.
Aye PA. 2005. Development of multinutrient blocks for the small ruminants in Nigeria. Proc 10th Ann Conf ASAN: 195-196.
Evitayami W, Fariani A, Ichinohe T, Abdulrazak SA and Fujihara T. 2004. Comparative rumen degradability of some legumes forages between wet and dry season in West Sumatra, Indonesia. Asia-Australian J Animal Science 17: 1107-1111.
Focus. 2005. International Focus Information Centre For Small Scale Farmers in Asia: Philippines Council for Agriculture, Forestry and Natural Resources and Development (PCARRD) Los Banos, Laguna, 4030 The Philippines.
Hennessy DW. 1984. The role of Protein in Improving Production of Cattle Grazing NativePastures in Sub-tropical New South Wales. Ph.D Thesis Armidale- Australia. Univ. of New England.
Mohammed ID, Baulube M and Adeyinka IA. 2007. Multinutrient blocks 1: formulation and production undera semiarid environment o f No r th East Nig e ria . J o u r nal o f Biological Sciences. 7(2): 389-392.
Nazir M. 1988. Metode Penelitian. Ghalia Indonesia. Jakarta. Hal 72-74.
Nista D, Natalia H dan Taufik A. 2010. Teknologi Pengolahan Pakan. Direktorat Jendral Bina Produksi Peternakan. Palembang. Hal. 2-3.
Omoniyi LA, Isah OA, Adewumi OO, Arigbede OM and Onwuka CFI. 2013. P h y s ic o-Chemical Properties and Storability of Urea Molasses Multi Nutrient Feed Block (UMMB) as Dry Season Supplement for Ruminants . Journal of Applied Agricultural Research. 5(1): 113-121.
Yanuartono, Soedarmanto I, Alfarisa N, Purnamaningsih H dan Raharjo S. 2019. Urea molasses multinutrien blok sebagai pakan tambahan pada ternak ruminansia Jurnal Veteriner. 20(3): 445-451. doi: 10.19087/jveteriner.2019.20.3.445.