Pengaruh lama ekuilibrasi suhu dingin dan uap nitrogen cair terhadap kualitas semen kambing boer menggunakan tris-aminomethane yang disuplementasi antioksidan quercetin

Effect of duration in cold temperature and liquid nitrogen vapor equilibration on boer goats semen quality following dillution using tris-aminomethane supplemented antioxidant quercetin

Main Article Content

Rahmi Norfaiziyah
Chairdin Dwi Nugraha
Suyadi

Abstract

Abstract 


Inappropriate equilibration time will reduce the quality of spermatozoa. The aim of this research were knowing the effect of different cold temperature equilbration and liquid nitrogen vapor equilibration time to the quality of Boer goat semen after thawing using tris aminomethane that suplemented with antioxidant quercetin. Semen from 5-year-old, 70 kg Boer goats was equilibrated for 1 hours, 1.5 hours, 2 hours, 2.5 hours at 4˚C and for 5 minutes, 10 minutes, 15 minutes in liquid nitrogen vapor. This study used laboratory experimental methods using Completely Randomized Design 4 x 3 factorial. Observed parameters are motility, viability, abnormality, and membran integrity after thawing. The result showed that 2.5 hours cold temperature equilibration has the best percentage of individual motility, viability, abnormality, and membran integrity after thawing respectively for 40.00±12.06%, 69.58 ± 3.16%, 2.58±0.41%, 31.50±3.10% while 5 minutes in liquid nitrogen vapor has the best percentage individual motility, viability, abnormality, and membran integrity after thawing respectively for 36.88±12.23%, 67.39±5.16%, 2.61±0.34%, 29.53±4.46%. The conclusion is cold temperature equilibration for 2.5 hours and nitrogen vapor equilibration time for 5 minutes are the optimal time treatment combinations for spermatozoa to adjust with low temperatures and maintaining quality after thawing.


Keywords: Boer goat; Cold temperature equilibration; Liquid nitrogen vapor equilibratio; Quercetin; Sperm quality


 


Abstrak 


Waktu ekuilibrasi yang tidak tepat akan menurunkan kualitas spermatozoa. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan ekuilibrasi suhu dingin dan ekuilibrasi pada uap nitrogen cair terhadap kualitas semen kambing Boer setelah dicairkan menggunakan tris aminomethane yang disuplementasi dengan antioksidan quercetin. Materi penelitian menggunakan semen segar yang diambil dari kambing Boer berumur 5 tahun dengan berat badan 70 kg. Penelitian ini menggunakan metode percobaan laboratorium dengan jenis Rancangan Acak Lengkap Faktorial 4 x 3. Faktor pertama adalah waktu kesetimbangan suhu dingin 4˚C (1 jam, 1,5 jam, 2 jam, 2,5 jam). Faktor kedua adalah kesetimbangan uap nitrogen cair (5 menit, 10 menit, 15 menit). Parameter yang diamati adalah motilitas individu, viabilitas, abnormalitas, dan integritas membran spermatozoa setelah thawing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu  2,5 jam memiliki persentase motilitas, viabilitas, abnormalitas, dan integritas membran individu terbaik setelah thawing masing-masing sebesar 40,00±12,06%, 69,58±3,16%, 2,58±0,41%, 31,50±3,10%. Waktu 5 menit dalam memiliki persentase motilitas individu, viabilitas, abnormalitas, dan integritas membran terbaik setelah thawing masing-masing sebesar 36,88±12,23%, 67,39±5,16%, 2,61±0,34%, 29,53±4,46%. Kesimpulannya adalah waktu ekuilibrasi suhu dingin selama 2,5 jam dan waktu ekuilibrasi uap nitrogen selama 5 menit merupakan kombinasi perlakuan waktu yang optimal bagi spermatozoa untuk menyesuaikan diri dengan suhu rendah dan menjaga kualitas setelah thawing.


Kata kunci: Ekuilibrasi suhu dingin; Ekuilibrasi uap nitrogen cair; Kambing boer; Kualitas sperma; Quercetin

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Norfaiziyah, R., Nugraha, C. D., & Suyadi, S. (2024). Pengaruh lama ekuilibrasi suhu dingin dan uap nitrogen cair terhadap kualitas semen kambing boer menggunakan tris-aminomethane yang disuplementasi antioksidan quercetin: Effect of duration in cold temperature and liquid nitrogen vapor equilibration on boer goats semen quality following dillution using tris-aminomethane supplemented antioxidant quercetin. Jurnal Ilmu Peternakan Dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Science), 14(2), 53–62. https://doi.org/10.46549/jipvet.v14i2.394
Section
Articles
Author Biographies

Rahmi Norfaiziyah, Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia

Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang 65145, Jawa Timur,

 Indonesia

Chairdin Dwi Nugraha, Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia

Program Pasca Sarjana Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang

 65145, Jawa Timur, Indonesia

Suyadi, Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia

Lectures at Animal Science Faculty, Brawijaya University, Malang 65145, East Java, Indonesia

References

Afriani, T. 2017. Superovulasi Pada Ternak. In Andalas University Press. Andalas University Press.

Ahmad, M., Nasrullah, R., & Ahmad, N. 2015. Effect of cooling rate and equilibration time on pre-freeze and post-thaw survival of buck sperm. Cryobiology, 70; 233-238.

https://doi.org/10.1016/j.cryobiol.2015.03.002

Alhuur, K. R. G., Soeparna, & Darodjah, R. S. 2020. Efek interaksi masa ekuilibrasi dan laju penurunan suhu terhadap peningkatan keutuhan membran plasma sperma domba priangan pasca thawing. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan, 8(2); 73-78.

https://doi.org/10.20956/jitp.v8i2.9017

Amalia, F. R., Suyadi, & Rachmawati, A. 2013. Pengaruh Glutathione terhadap Kualitas Semen Kambing Boer Post Thawing dalam Pengencer yang Mengandung Dimetylsulfoxide (Dmso). Universitas Brawijaya Malang.

Hanifi, H., Ihsan, M., & Susilawati, T. 2016. Pengaruh lama ekuilibrasi pada proses pembekuan terhadap kualitas semen sapi wagyu menggunakan pengencer andromed. Jurnal Ternak Tropika, 17(1); 31-41.

https://doi.org/10.21776/ub.jtapro.2016.017.01.4

Hardinsyah, H., Windardi, I. P., Aries, M., & Damayanthi, E. 2019. Total phenolic content, quercetin, and antioxidant activity of gandaria (Bouea Macrophylla Griff) leaf extract at two stages of maturity. Jurnal Gizi dan Pangan, 14(2); 61-68.

https://doi.org/10.25182/jgp.2019.14.2.61-68

Hidayat, N., Dasrul, Hamdan, Husnurrizal, Akmal, M., & Lubis, T. M. 2018. Integritas membran plasma spermatozoa sapi Aceh pasca pembekuan dalam media sitrat kuning telur dengan waktu ekuilibrasi yang berbeda. JIMVET, 2(1); 110-116.

Ihsan, M. N. 2013. Pembekuan vitrifikasi semen kambing boer dengan tingkat gliserol berbeda. Jurnal Ternak Tropika, 14(2); 38-45.

Inounu, I. 2015. Efforts to Increase the success rate of artificial insemination on small ruminant. Indonesian Bulletin of Animal and Veterinary Sciences, 24(4); 201-209.

https://doi.org/10.14334/wartazoa.v24i4.1091

Jadi, M. L., Supit, M. A., Kusumaningrum, D., & Angi, A. H. 2015. Evaluasi kualitas semen beku akibat perbedaan metode lama equilibrasi dan lama penurunan suhu selama prosesing semen. Partner, 15(2); 170-177.

Janur, G., Ihsan, M. N., & Isnaini, N. 2015. Pengaruh berbagai metode thawing terhadap kualitas semen beku kambing Peranakan Etawah (PE). Jurnal Agribisnis, 1-9.

Kartina, 2014. Pengaruh Lama Ekuilibrasi terhadap Daya Hidup Spermatozoa Kambing Peranakan Etawah (PE). In Universitas Hasanuddin Makassar.

Marlize, S., Hine, T. M., & Nalley, W. M. 2021. Pengaruh waktu ekuilibrasi terhadap kualitas semen beku babi landrace dalam pengencer durasperm termodifikasi. Jurnal Nukleus Peternakan, 8(2); 150-160.

https://doi.org/10.35508/nukleus.v8i2.4867

Mumu, M. I. 2009. Viabilitas semen sapi simental yang dibekukan menggunakan krioprotektan gliserol. Jurnal Agroland, 16(2); 172-179.

Munazaroh, A. M., Wahyuningsih, S., & Ciptadi, G. 2013. Uji kualitas spermatozoa kambing boer hasil pembekuan the quality of boer goat freezing sperms using Mr. Frosty ® with different andromed diluent ® 64 uji kualitas spermatozoa kambing boer. Jurnal Ternak Tropika, 14(2); 3-71.

Najafi, A., Kia, H. D., Mehdipour, M., Hamishehkar, H., & Álvarez-Rodríguez, M. 2020. Effect of quercetin loaded liposomes or nanostructured lipid carrier (NLC) on post-thawed sperm quality and fertility of rooster sperm. Theriogenology, 152; 122-128.

https://doi.org/10.1016/j.theriogenology.2020.04.033

Rangkuti, N. J., Tatik Suteky, & Heri Dwi Putranto. 2021. Pengaruh waktu pre freezing terhadap kualitas semen beku sapi bali di UPTD IB Bengkulu. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan Dan Pendidikan Vokasi Pertanian, 2(1); 165-176.

https://doi.org/10.47687/snppvp.v2i1.183

Savvulidi, F. G., Ptacek, M., Malkova, A., Beranek, J., & Stadnik, L. 2021. Optimizing the conventional method of sperm freezing in liquid nitrogen vapour for wallachian sheep conservation program. Czech Journal of Animal Science, 66(2); 55-64.

https://doi.org/10.17221/226/2020-CJAS

Setiono, N., Suharyati, S., & Santosa, P. E. 2015. Kualitas semen beku sapi brahman dengan dosis krioprotektan gliserol yang berbeda dalam bahan pengencer tris sitrat kuning telur. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 3(2); 61-69.

Setyawan, F., Suprayogi, T. W., Prastiya, R. A., Restiadi, T. I., Saputro, A. L., & Agustono, B. 2019. Pengaruh perbedaan waktu ekuilibrasi sebelum pembekuan terhadap kualitas spermatozoa sapi Rambon Banyuwangi menggunakan pengencer tris kuning telur. Jurnal Medik Veteriner, 2(2); 101-107.

https://doi.org/10.20473/jmv.vol2.iss2.2019.101-107

Standar Nasional Indonesia. 2017. Semen Beku. BSN.

Sukmawati, E., Arifiantini, R. I., & Purwantara, B. 2014. Daya tahan spermatozoa terhadap proses pembekuan pada berbagai jenis sapi pejantan. Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner, 19(3); 168-175.

https://doi.org/10.14334/jitv.v19i3.1079

Suyadi, Wahjuningsih, S., & Wara, P. B. 2015. Sperm Membrane Integrity of Pe Crossbred Goat Semen Following Supplementation of Onion Extract in Extender During Cold Storage. University Brawijaya.

Tethool, A. N., Ciptadi, G., Wahjuningsih, S., & Susilawati, T. 2022. Karakteristik dan jenis pengencer semen sapi bali: suatu review. Jurnal Ilmu Peternakan Dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Science), 12(1); 45-57.

https://doi.org/10.46549/jipvet.v12i1.214

Wanma, F. D., Supriyantono, A., Mulyadi, M., & Sambodo, P. 2022. Tingkat keberhasilan dan faktor yang mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan inseminasi buatan pada program Upsus Siwab di Provinsi Papua. Jurnal Ilmu Peternakan Dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Science), 12(2); 175-183.

https://doi.org/10.46549/jipvet.v12i2.290