Faktor Penentu dan Dampak Keberadaan Perusahaan Ayam Ras Pedaging di Provinsi Nusa Tenggara Timur

The Determinants and Impact of the Existence of Broiler Business in East Nusa Tenggara Province

  • Jefirstson Richset Riwukore Indo Global Mandiri University, Palembang
  • Yohanes Susanto Indo Global Mandiri University, Palembang
  • Fellyanus Habaora Institut Pertanian Bogor

Abstract

ABSTRACT


The research objective is to determine the determinants and impact of broiler chicken companies in East Nusa Tenggara. This research was conducted for 6 (six) months from September 2018-February 2019 with the research locations in Kupang Regency and Kupang City which were determined by purposive sampling. The research method is descriptive employing surveys, observations, and interviews. The informants consisted of 8 (eight) people, namely Head of Animal Husbandry Office of Kupang Regency, Head of Animal Husbandry Field at the Agriculture Office of Kupang City, Researchers from the Undana Faculty of Animal Husbandry, and 5 (five) farmer who are members of the organization Himpuli (Himpunan Pengusaha Unggas Lokal Indonesia). The types of data used are primary data and secondary data. The data analysis used is descriptive which is described in a narrative. The results showed that NTT Province has the potential to establish broiler breeding companies with a concentration of development in Kupang City or Kupang Regency for Timor Island, Nagekeo Regency for Flores Island, and Southwest Sumba Regency for Sumba Island. The existence of broiler breeding companies in NTT will increase the effectiveness of the broiler marketing chain, stimulate new jobs, increase income supported by policies, socio-culture, economy, and distribution. This of course has been well studied from the aspect of overcoming environmental damage caused by the presence of broiler breeding companies in NTT.


Keywords: Companies; Breeding; Broiler


 


ABSTRAK


Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor penentu dan dampak keberadaan perusahaan ayam ras pedaging di Nusa Tenggara Timur (NTT). Penelitian ini dilaksanakan selama 6 (enam) bulan dari bulan September 2018-Februari 2019 dengan lokasi penelitian di Kabupaten Kupang dan Kota Kupang yang ditentukan secara purposive sampling. Metode penelitian bersifat deskriptif dengan cara survei, observasi dan wawancara. Narasumber terdiri dari 8 (delapan) orang, yaitu Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Kupang, Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian Kota Kupang, Peneliti dari Fakultas Peternakan Undana, dan 5 (lima) pengusaha ayam ras pedaging yang tergabung dalam organisasi Himpuli (Himpunan Pengusaha Unggas Lokal Indonesia). Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif yang dijabarkan secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Provinsi NTT berpotensi untuk didirikan perusahaan pembibitan ayam ras pedaging dengan konsentrasi pembangunan di Kota Kupang atau Kabupaten Kupang untuk wilayah Pulau Timor, Kabupaten Nagekeo untuk Pulau Flores, dan Kabupaten Sumba Barat Daya untuk kawasan Pulau Sumba. Adanya perusahaan pembibitas ayam ras pedaging di NTT akan meningkatkan efektifitas rantai pemasaran ayam ras pedaging, menstimulasi lapangan pekerjaan baru, meningkatkan pendapatan yang didukung oleh kebijakan, sosial budaya, ekonomi, dan distribusi. Hal tersebut tentu telah dikaji secara baik dari aspek penanggulangan kerusakan lingkungan yang ditimbulkan oleh adanya perusahaan pembibitan ayam ras pedaging di NTT.


Kata kunci: Perusahaan; Pembibitan; Ayam ras pedaging

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Jefirstson Richset Riwukore, Indo Global Mandiri University, Palembang

Departement of Management Science, Post Graduate Program, Indo Global Mandiri University, Palembang, Indonesia

Yohanes Susanto, Indo Global Mandiri University, Palembang

Departement of Management Science, Post Graduate Program, Indo Global Mandiri University. Palembang. Indonesia

References

BPS. 2020. NTT Dalam Angka Tahun 2006-2019. Kupang: Badan Pusat Statistik Nusa Tenggara Timur.
Daud M., Fuadi Z. dan Mulyadi. 2017. Performance and carcass percentage of male chicken layers with differen density. Agripet, 17(1):67-74.
Ekapriyatna I. D. G. B. 2016. Analisis strategi pengembangan usaha peternakan ayam pedaging (broiler) Ananta Guna di desa Sidan, kecamatan Gianyar, kabupaten Gianyar. Jurnal Program Studi Pendidikan Ekonomi, 7(2):1-13.
Fadjarajani S. 2008. Dinamika masyarakat dan konversi lahan pertanian serta pengaruhnya terhadap pengetahuan tentang lingkungan di kawasan Bandung Utara. Majalah Geografi Indonesia, 22(2): 102-123.
Fitrah H. 2013. Analisis break event point usaha peternakan ayam broiler (pedaging) di desa Ujung Baru, kecamatan Bati-Bati, kabupaten Tanah Laut, provinsi Kalimantan Selatan. Jurnal Enviro Scienteae, 2(9):72-80.
Garjito T. A. 2013. Avian influenza virus H5N1: Molecular biology and its transmission potential from poultry to human. Jurnal Vektora, 5(2):85-97.
Habaora F. 2015. Struktur dan komponen telur. Yogyakarta: Penerbit Deepublish.
Habaora F., Bale-Therik J. dan Lalel H. 2014. Efektifitas rebusan daun graviola (Annona muricata) sebagai bahan pengawet telur. Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Nusa Cendana: 42-54.
Hani E. A. dan Rokhmani L. 2018. Analisis pengetahuan kewirausahaan dan jiwa wirausaha pada siswa SMA Negeri 2 Malang. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 11(1):20-28.
Jaelani A., Widaningsih N. dan Rahmadi. 2016. Pengaruh umur induk terhadap produksi telur ayam parent stock. Jurnal Media Sains, 9(2):198-209.
Lewokeda A. 2019. Pengembangan industri ternak ayam di NTT masih sulit. [Online]
Available at: https://kupang.antaranews.com/berita/17921/pengembangan-industri-ternak-ayam-di-ntt-masih-sulit
[Accessed 7 Juni 2019].
Liza C. 2019. Produksi daging ayam di NTT baru mencapai 40% dari kebutuhan. [Online]
Available at: https://www.lintasntt.com/produksi-daging-ayam-di-ntt-baru-40-dari-kebutuhan/
[Accessed 9 Juni 2020].
Lu Y., Landreth S., Gaba A., Hlasny M., Liu G., Huang Y., Zhou Y. 2019. In Vivo Characterization of Avian Influenza A (H5N1) and (H7N9) Viruses Isolated from Canadian Travelers. Viruses, 11(2):193.
Masri R. M. 2016. Environmental impact assesment evaluation of 10 floors building in center of Bandung. Media Teknis Sipil, 14(2):191-196.
Mulyantini N. G. A. 2019. Bisnis peternakan ayam di NTT. [Online]
Available at: http://troboslivestock.com/detail-berita/2019/01/01/73/11111/nga-mulyantini-ss--bisnis-peternakan-ayam-di-ntt--
[Accessed 3 September 2019].
Palulungan J. A. 2012. Pengaruh penggunaan tepung singkong dan tepung ulat limbah kelapa sawit terhadap penampilan ayam pedaging fase starter. Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis, 7(1):16-19.
Priyambodo T. dan Kuspriyanto. 2016. Dampak keberadaan peternakan ayam ras petelur bagi masyarakat di kecamatan Rejotangan kabupaten Tulungagung. Jurnal Swara Bhumi, 3(3):42-48.
Purwaningsih Y. 2008. Ketahanan pangan: situasi, permasalahan, kebijakan, dan pemberdayaan masyarakat. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 9(1):1-27.
Radillah, Alim A. dan Hidayat. 2017. Sanitation of chicken slaughthering business with critical disorders. Jurnal Promotif, 7(1):36-51.
Ratnasari R., Sarengat W. dan Setiadi, A. 2015. Analisis pendapatan peternak ayam broiler pada sistem kemitraan di kecamatan Gunung Pati, Kota Semarang. Animal Agriculture Journal, 4(1):47-53.
Riwukore J. R. dan Habaora F. 2018. Sistem produksi sapi potong. Jogjakarta: Deepublish.
Riwukore J. R. dan Habaora F. 2019. Display of local pig reproduction in East Nusa Tenggara, Indonesia. International Journal of Agriculture, Environment and Bioresearch, 4(3): 223-233.
Riwukore J. R. dan Habaora F. 2019. Expenditure display of education cost on households in Kota Kupang and the policy of masterplan. International Journal of Innovative Science and Research Technology, 4(7): 93-99.
Riwukore J. R. dan Habaora F. 2019. The local community perception towards pig farming in Kupang City East Nusa Tenggara Indonesia. Asian Journal of Science and Technology, 10(5):9660-9664.
Riwukore J. R., Manafe H. dan Habaora F. 2019. Strategies for handling stunting risk in Indonesia (Case study in Kupang City, Nusa Tenggara Timur Province, Indonesia). International Journal of Latest Research in Humanities and Social Science, 2(6):17-25.
Siregar Y. R. 2009. Analisis resiko harga Day Old Chick (DOC) Broiler dan Layer pada PT. Sierad Produce TBK Parung, Bogor, Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Subkhie H., Suryahadi dan Saleh, A. 2012. Analisis kelayakan usaha peternakan ayam pedaging dengan pola kemitraan di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Jurnal IPB: Manajemen IKM, 7(1):54-63.
Sugiyono. 2017. Metode penulisan kuantitatif, kualitatif dan kombinasi (mixed methods). Bandung: Alfa Beta Press.
Yemima. 2014. Analisis usaha peternakan ayam broiler pada peternakan rakyat di Desa Karya Bakti, Kecamatan Rungan, Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah. Jurnal Ilmu Hewani Tropika, 3(1):27-32.
Yulfita dan Aini. 2015. Analisis keuntungan usahatani padi sawah di Kecamatan Rokan IV Koto. Jurnal Ilmiah Cano Ekonomos, 4(1):121-130.
Published
2020-09-28
How to Cite
RIWUKORE, Jefirstson Richset; SUSANTO, Yohanes; HABAORA, Fellyanus. Faktor Penentu dan Dampak Keberadaan Perusahaan Ayam Ras Pedaging di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Science), [S.l.], v. 10, n. 2, p. 141 – 152, sep. 2020. ISSN 2620-9403. Available at: <https://journal.fapetunipa.ac.id/index.php/JIPVET/article/view/101>. Date accessed: 23 jan. 2021. doi: https://doi.org/10.46549/jipvet.v10i2.101.