Analisis pendapatan pengepul ayam kampung di Kecamatan Anjir Pasar Barito Kuala

Income analysis of local breed chicken collectors in Anjir Pasar Barito Kuala District

Main Article Content

Sugiarti Sugiarti
Tintin Rostini
Siti Nurawaliyah

Abstract

Abstract


The aim of this study was to analyze the income of local breed chicken collectors at Anjir Market in Anjir Pasar District, Barito Kuala Regency, South Kalimantan Province. Respondents in this study were 8 local breed chicken collectors located at Anjir Market in Anjir Pasar District, Barito Kuala Regency, totaling 8 people where the determination was determined purposively, namely all local breed chicken collectors. The data collected in this study are primary data and secondary data. Primary data was obtained through interviews with collectors using a questionnaire while secondary data was obtained from related parties. The data obtained from the survey was tabulated and then the income of native chicken seller and the R/C ratio were calculated. The results showed that there were 2 marketing channels for local breed chicken collectors, namely: Collectors to onsumers and collectors to Big Collector to consumer. The highest income of local breed chicken seller is IDR 2,574,000 per month and the lowest is IDR 699,000 per month with an average of IDR 1,361,500 per seller per month with the highest R/C value of 1.20 and the lowest 1.09 with an average of 1.14. The overall R/C is greater than 1, so selling local breed chicken is profitable.


Keywords: Collectors; Income analysis; Local breed chicken


Abstrak


Penelitian bertujuan untuk menganalisis pendapatan pengepul ayam kampung yang ada di Pasar Anjir di Kecamatan Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan. Responden dalam penelitian ini adalah pengepul ayam kampung yang berada Pasar Anjir di Kecamatan Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala yang berjumlah 8 orang dimana penentuan ditentukan secara purposif yaitu seluruh pengepul ayam kampung. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pengepul menggunakan kuisioner sedangkan data sekunder diperoleh dari pihak – pihak terkait. Data yang diperoleh dari survei ditabulasi kemudian dihitung pendapatan pedagang ayam kampung dan R/C rasio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Saluran pemasaran pedagang pengepul ayam kampung ada 2 yaitu: Pengepul ke konsumen dan Pengepul ke Pengepul Besar ke konsumen. Pendapatan pedagang ayam kampung tertinggi Rp 2.574.000 per bulan dan terendah Rp 699.000 per bulan dengan rata-rata Rp 1.361.500 per pedagang per bulan dengan nilai R/C tertinggi 1,20 dan terendah 1,09 dengan rata-rata 1,14. R/C secara keseluruhan lebih besar dari 1, sehingga berdagang ayam kampung menguntungkan.


Kata kunci: Ayam kampung; Pendapatan; Pengepul ayam kampung

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Sugiarti, S., Rostini, T. ., & Nurawaliyah, S. . (2024). Analisis pendapatan pengepul ayam kampung di Kecamatan Anjir Pasar Barito Kuala: Income analysis of local breed chicken collectors in Anjir Pasar Barito Kuala District. Jurnal Ilmu Peternakan Dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Science), 14(2), 70–76. https://doi.org/10.46549/jipvet.v14i2.419
Section
Articles
Author Biographies

Sugiarti Sugiarti, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Tintin Rostini, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Siti Nurawaliyah, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Badan Standarisasi Instrumen Pertanian, Kalimantan Selatan

References

Aman, Y. 2011. Ayam Kampung Unggul. Jakarta. Penerbit Penebar Swadaya.

Anjas, U. Sapta, A dan Solikin, N. 2023. Karakteristik saluran pemasaran ayam kampung di desa Gebang Bunder Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang. Prosiding Semnas Cendekia Peternakan 2, Kediri.

Dewanti, R. dan G. Sihombing. 2012. Analisis pendapatan usaha peternakan ayam buras (Studi Kasus di Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan). Buletin Peternakan, 36(1); 48-56.

https://doi.org/10.21059/buletinpeternak.v36i1.1276

Istiyanti, Eni. 2010. Efisiensi pemasaran cabai merah keriting di Kecamatan Ngemplak Kabupaten Sleman. Mapeta, 12(2); 116-124.

Kim, H. R. 2015. Culture and tourismoriented local traditional market strategies in Korea. Proceedings of the First European Academic Research Conference on Global Business, Economics, Finance and Social Sciences (EAR15 Italy Conference). Milan-Italy, June 30-July 1-2, 2015.

Krista, B. 2010. Beternak dan Bisnis Ayam Kampung. Jakarta. Agromedia Pustaka.

Nasution, A. F., E. Dihansih, dan Anggraeni. 2016. Pengaruh substitusi pakan komersil dengan tepung ampas kelapa terhadap sifat fisik dan organoleptik daging ayam kampung. Jurnal Pertanian, 7(1); 14-22.

Pane, F. A. 2006. Komposisi Asam Amino Daging Ayam Kampung, Broiler dan Produk Olahannya. Skripsi. Program Studi Teknologi Hasil Ternak. Fakultas Peternakan. Bogor. Institut Pertanian Bogor.

Prahmadiyan, D. 1999. Analisis Pemasaran Ayam Buras di Kabupaten Ciamis (Studikasus di Kelompok Peternak Wangi Saluyu Desa Wangunjaya Kecamatan Cisaga). Skripsi. Bogor. Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor

Prasetyo, A. F dan Fatah, B. A. 2019. Analisis saluran pemasaran ayam buras di Kabupaten Banyuwangi. J. Ilmu Peternak Terap, 2(2); 57-62.

https://doi.org/10.25047/jipt.v2i2.1424

Rasyaf, M. 2005. Beternak Ayam Petelur. Jakarta. Penebar Swadaya.

Ratniati, N. K. 2007. Analisis Sistem Tataniaga Ternak Sapi Potong. PT. Great Giant Livestock Company Lampung Tengah. Skripsi. Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor.

Sani, A, L. O., Nuraini, La Ode Muh Munadi dan Githaria Lumanto. 2021. Analisis pendapatan dan prospek pemasaran pada wirausaha fried chicken di Kota Kendari. Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Science), 11(3); 315-320.

https://doi.org/10.46549/jipvet.v11i3.176

Soekartawi, 1995. Analisis Usahatani. Jakarta. UI-PRESS.

Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS), 2015. Berapa Jumlah Penduduk Usia Produktif Indonesia. Jakarta.

Sutriyono, dan J. Setianto, 2019. Pendapatan pedagang ayam kampung pada pasar tradisional di kota Bengkulu. Jurnal Sains Peternakan Indonesia, 14(4); 440-447.

https://doi.org/10.31186/jspi.id.14.4.440-447

Teti, S. 2002. Tinjauan Ternak Usaha Ayam Buras dalam upaya Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat. Skripsi. Bogor. Institut Pertanian Bogor.

Triana, A., T. Salam, dan M. Muis. 2007. Analisis pendapatan usaha peternakan ayam ras petelur periode layer di Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros. Jurnal Agrisistem, 3(1); 11-15.

Wahyu, S; Herawati, M dan Abdurahman, US. 2019. Pola saluran pemasaran ayam kampung konsumsi di Kecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Wahana Peternakan, 3(1); 34-41

https://doi.org/10.37090/jwputb.v3i1.111

Yuwanta, T. 2008. Dasar Ternak Unggas. Yogyakarta. Kanisius.